•  
Alamat Redaksi : Jl. Kelapa 7 Bandar Jaya Barat - Lampung Tengah, Telp. (HP) 082377881555 / 08996799444, Email redaksi@antariksanews.com.
Selasa, 15 Mei 2018 - 21:44:29 WIB

LSM GIPAK Laporkan Kadis Pertanian ke Kejaksaan Tinggi


Diposting oleh : Administrator
Kategori: Lampung Timur - Dibaca: 13 kali

LAMTIM, MATACAKRAWALA.COM--- LSM GIPAK (Gerakan Independen Pemberantasan Korupsi)  Lampung Timur melaporkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Lampung Timur dan Pokja dua terkait  pengadaan benih hibrida dan inbrida dalam gerakan tanam padi jajar legowo, yang menghabiskan dana sebesar Rp6.523.300.000 ke Kejaksaan Tinggi Lampung, Selasa (15/05/2018).

Ketua LSM GIPAK Lampung Timur Rini Mulyati, mengatakan, satu bundel laporan Dugaan yang diantaranya terdiri dari empat kegiatan Dinas Pertanian tanaman pangan holtikultura Pemkab Lamtim yaitu, “pertama pengadaan benih padi hibrida melalui penunjukan langsung dengan harga negosiasi Rp562.125.000, dimenangkan oleh CV. Karya Sentosa Makmur, pemenang bukanlah PSO, tetapi ada dalam RUP. Berikutnya pengadaan benih inbrida dengan penunjukan langsung ,dengan harga negosiasi Rp82.125.000, dimenangkan oleh PT. Agri Makmur Pertiwi, kedua nya proyek siluman, karena tidak ada dalam RUP, dan pemenang bukanlah PSO (publik servis obligation) yang ditunjuk oleh menteri BUMN, ketiga pengadaan benih padi inbrida dengan metode peninjukan langsung dengan harga negosiasi Rp4.036.987.000 dimenangkan oleh PT. Pertani, kegiatan ini tidak tercantum dalam RUP, dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura Kabupaten Lamtim 2016 (data per tanggal 2 Mei 2016), sedangkan dokumen pengumuman pemenang, telah ditetapkan pertanggal 11 april 2016, dan yang ke empat, pengadaan benih padi inbrida dengan anggaran Rp2.475.000.000, diduga fiktip karena tidak ada dokument pemenang, sementara kegiatan ini tercantum dalam RUP Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan holtikultura Kabupaten Lamtim," jelas Rini Mulyati kepada wartawan matacakrawala.com usai serahkan laporannya.

Diketahui, LSM GIPAK Lampung Timur telah dua kali memasukkan laporan dugaan tersebut, dan ini laporan yang ketiga terkait hal yang sama. Oleh karena itu, ketua LSM GIPAK Rini mulyati mengharapkan kinerja kejati lampung dapat lebih serius dalam menangani dugaan kasus yang sudah sampai setahun tidak ada tindaklanjutnya.(Rizki).



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)